Daftar Blog Saya

Daftar Blog Saya

Sabtu, 13 Juni 2015

Kategori Bisnisku

Kategori : Bisnis Plan
Tags : Kewirausahaan


Usaha Berkebun Buah-Buahan


Buah merupakan bagian pada tumbuhan yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium).Buah pada umumnya membungkus dan melindungi biji.Aneka bentuk dari buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi penting buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.

Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas dari pada pengertian buah di atas dan biasanya dinamakan sebagai buah-buahan.Buah dalam pengertian tersebut tidak terlepas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain.Karena itu,untuk membedakannya,buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati.
Tingginya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap aneka macam buah-buahan ternyata memberikan peluang besar bagi para pelaku usaha.Sekarang ini tidak hanya para pedagang buah saja yang mendapatkan untung besar setiap bulannya, namun para petani yang membudidayakan tanaman buah pun kini juga mulai mendapatkan cipratan rejeki dari tingginya permintaan pasar di sektor ini.


Konsumen

Dengan mengkonsumsi buah maka kita akan mendapatkan gizi dan menjaga kesehatan kita. Buah juga dapat meningkatkan energi dan kebutuhan vitamin pada tubuh manusia. Berikut adalah beberapa manfaat buah buahan yang harus kita ketahui sebelum mengkonsumsi buah tersebut.
Hampir semua orang menyukai aneka macam buah-buahan, bahkan produk ini telah menjadi salah satu bagian pokok dari menu makanan empat sehat lima sempurna (nasi,sayur,lauk-pauk,buah,dan susu).Jadi,tidaklah heran bila peluang pasar yang bisa Anda bidik masih sangat luas.Mulai dari konsumen skala rumah tangga,para pedagang buah di pasar tradisional,sampai supermarket besar yang menawarkan buah-buahan segar kepada para konsumennya.


Keuntungan Bisnis Jambu biji kristal

Tanaman berbuah sepanjang tahun secara kontinyu,produksi buah jambu biji kristal berbuah menghasilkan 15-30 buah.Dalam usia tanam 2 tahun per tanaman bisa menghasilkan 70-80 kg dalam 6 bulan.Bobot rata-rata buah 500 gram bahkan ada yang mencapai 900 gram.Budi daya jambu biji masih terbuka terutama budi daya jambu biji yang mempunyai varietas baru termasuk jambu biji kristal.Pasokan jambu biji kristal masih sangat terbatas sedangkan permintaan sangat banyak,terutama permintaan gerai-gerai dengan harga yang masih tinggi Rp.15.000,00 s.d Rp.30.000,00.Dengan begitu prospek budi daya jambu biji krsital mempunyai peluang yang sangat cerah kedepaannya.


Kendala Bisnis Jambu biji kristal

Jambu biji selama ini belum ada yang bersertifikat, karena pemerintah sendiri yang menyulitkan proses sertifikasi.Padahal banyak pelaku usaha pembibitan yang masih skala kecil. Berbeda dengan pemerintah Thailand yang banyak memberi kemudahan pada proses administrasi agribisnis.
Adapun hama yang biasa menyerang antara lain belalang, ulat daun bulu, dan semut. Untuk mengatasinya bisa diberikan insektisida berupa Curacron sebanyak 1 tutup botol (10 ml) yang di encerkan dalam 4 liter air.Untuk belalang biasanya akan kabur ketika proses penyemprotan. Sedangkan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada musim hujan berupa jamur yang menyebabkan karat batang. Ini bisa diatasi dengan penggunaan fungsida berupa Antracol atau Decis.Dalam perkebunan sebaiknya penyemprotan dilakukan sebulan sekali atau ketika terserang disemprot seminggu sekali secara bergantian.

Strategi Pemasaran

Untuk pemasaran produk buah,biasanya para petani menjalin kerjasama dengan jaringan pedagang buah di pasar tradisional,pelaku bisnis sentra buah-buahan (toko atau kios buah),sampai supermarket dan swalayan besar di kota-kota sekitarnya.Untuk memuaskan kebutuhan para konsumen,petani sengaja memisahkan grade atau kualitas buah sesuai dengan pangsa pasar yang dibidik.Misalnya saja kualitas super untuk memenuhi permintaan supermarket maupun swalayan, kelas nomor dua untuk toko dan kios buah,serta kelas tiga atau yang ukurannya lebih kecil untuk memenuhi kebutuhan konsumen kelas bawah yang biasanya lebih mengutamakan harga murah.

Selanjutnya,untuk meningkatkan omset penjualan,kita juga bisa menciptakan strategi pemasaran yang inovatif untuk mengembangkan usaha agrobisnis yang sedang dijalankan.Contohnya saja dengan menawarkan produk turunan dari jenis buah yang Anda budidayakan,diolah menjadi selai,dodol, aneka keripik buah,manisan,dll.Selain itu,Anda juga bisa menjadikan kebun buah tersebut sebagai objek wisata agrobisnis yang terbuka bagi para konsumen.Jadi,mereka bisa menikmati buah sepuasnya dan memetik sendiri buah-buahan yang akan mereka beli.


Kunci sukses

Dengan memberikan perawatan yang baik bagi tanaman yang dibudidayakan, mulai dari sistem pengairan,pemupukan,hingga pemeliharaan pada saat panen maupun pasca panen,diharapkan tanaman buah yang kita budidayakan bisa tumbuh dengan subur dan menghasilkan komoditas buah dengan kualitas unggul.Semakin bagus kualitas buah yang A kita  panen,maka semakin tinggi pula harga tawarnya di pasaran.


Analisa Ekonomi

Asumsi
Luas lahan 1 ha

Modal awal
Persiapan lahan 1 Ha                                               Rp.5.000.000,00
Pupuk kandang(40.000 kg per Ha x Rp.200/kg) Rp.8.000.000,00
Bibit jambu kristal                                                    Rp.25.000.000,00
Biaya operasional                                                     Rp.12.000.000,00
Jumlah                                                                   Rp.50.000.00,00

Pengeluaran per bulan
Biaya bahan
Pupuk kandang                                                        Rp.10.000.000,00    
Pupuk hayati                                                           Rp. 650.000,00
Jumlah                                                                   Rp.10.650.000,00

Biaya operasional
Biaya tenaga kerja(9 orang x Rp.1.000.000)                 Rp.9.000.000,00
Plastik bening                                                           Rp.8.000.000,00
Jaring styrofoam                                                        Rp.5.000.000,00
Peti kayu                                                                  Rp.2.000.000,00
Jumlah                                                                     Rp.24.000.000,00

Omset per tahun
(42 ton per tahun x Rp.13.000/kg)                               Rp.546.000.000,00
Omset per bulan                                                        Rp   44.000.000,00

Laba bersih per bulan
Pendapatan-biaya bahan-biaya operasioanal
Rp.44.000.000,00-Rp.10.650.000,00- Rp.24.000.000,00                          Rp.9.350.000,00

Return of investmen(ROI)
modal awal : laba bersih per bulan                          ±5,4 bulan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar